An Old & New Post
Happy New Year 2007!!!, rhani, computer illustration, 2006.
Caramuru Part III, rhani, illustration (mixed media on paper), illustration for Femina Magazine for the story of ‘Caramuru’ , 1999.
Last night I had a chat with my best friend while having a cup of cappuccino and a couple of cigarettes… The topic was love.. and we both agreed that it was because of the rain that had been showering Jakarta for the past few weeks that had influenced the air…
We came up with some ‘words’ as ‘conclusions’ of the topic…
My conclusion was: Loving is as simple as being comfortable in a presence of someone even without having a conversation with that person..
Hers was: Sometimes in our life we find love that is beyond our reach.. an impossible dream.. But to forget it is even more impossible..
Funny thing was, her words came as a reaction to the situation I was in, and vice versa..
(Come to think of it, they were not conclusions.. We just made them up.. pretending that we understand life.. LOL)
Katedral Jakarta, rhani, photo, taken 1995, retouched 2006.
Foto ini gw ambil waktu hunting tugas kuliah dulu bareng temen2. Waktu itu kami disuruh bikin laporan tentang gaya arsitekturnya. Katedral ini emang bagus banget. Gw jadi berasa ada di Eropa. Sayang waktu itu lagi dipugar jadi waktu ngambil foto altarnya banyak tiang2 gak penting gitu.
Ada satu foto lagi yg gw ambil dengan memanjat menaranya. Gw manjat lewat tangga2 tegak lurus dari kayu yg udah lapuk ke ruangan loteng yg dasarnya dari kayu juga, gelap & berdebu. Kayaknya tamu biasa gak ada yg pernah naik ke atas situ. Diantara temen2 gw juga cuman gw aja yg punya pikiran iseng manjat kesitu. Hihihi..
Suasananya mengingatkan gw pada film “Hunchback of Notre Dame”. Di pelataran sempit itu ada lubang kecil di dindingnya. Semacam jendela tapi tanpa kaca. Dari situ gw bisa ngambil foto jam di menara seberang. Sayang gw cari2 hasil fotonya belum ketemu (waktu itu belom jamannya digicam). Nanti kalo udah ketemu gw posting deh.



Skies & Clouds, rhani, photo, somewhere above Indonesia, 2006
I bet many of us think of God when we look up to the sky…
We ‘think’ that God dwells somewhere up there…
We sometimes call Him as “He who’s above”…
We associate God with sky…
I myself… think of God automatically when I saw these skies…
With all the clouds, the blending of white & blue.. so smooth you can hardly differ the ocean from the sky…
Where the horizon is something undescribeable…
Then I think of His Greatness…
And suddenly I feel glad that He takes care of this blue planet… takes care of the sky above.. and the clouds.. and the plants..
to the ants that walk on the ground…
And I’m so glad that He takes care of me…
photo of me & the cameraman assistant, taken by a friend, Sorong, 28 November 2006
Sebenernya bingung juga mo posting foto diri, soalnya jadi gak konsisten nih.. Selama ini kan baik gambar2 illustrasi, lukisan2 maupun foto2 disini adalah karya gw, nah yg satu ini kepaksanya bukan, soalnya yg difoto kan gw.. & gw gak bawa tripod, jadinya yah, hasil jepretan orang lain deh.. hehe.. but a promise is a promise, so…
Oia, ini ada pe-er dari Susie.
5 Alasan kenapa saya suka blogging:
1. Bisa sebagai portfolio
2. Bisa buat latihan nulis
3. Bisa nambah temen
4. Bisa buat nambah pengetahuan , entah itu tips & trick, resep2 masakan ato berbagi pengalaman.
5. As a getaway ditengah rutinitas kantor yg sibuk. Biar gak stress..
5 tipe blog yang saya sukai:
1. Yang sering diapdet (samaan ma Susie. Karna nyontek nilainya dikurangin dung ya, say? hihihi)
2. Yang isinya menarik.
3. Yang banyak foto/ gambarnya.
4. Yang pemiliknya asik jadinya ngerasa akrab biarpun belum pernah ketemu.
5. Yang bahasanya ngalirnya enak.
5 blogs yg paling sering saya kunjungi:
1. Blog sendiri
2. Blog temen2 yg ada di list
3. Blog yg ngasi komen ato ninggalin pesen di shoutbox.
4. Blog yg direkomendasiin temen
5. Blog yg pemiliknya jg sering ngunjungin gw.
5 blogger yg dapet giliran ngerjain PR:
1. Icha
2. Rudi
3. Nisya
4.Monsterijo
5. Puti



Penangkaran Buaya, rhani, photo, 29 November 2006
Ini foto2 dari penangkaran buaya jenis alligator. Letaknya agak sedikit keluar Jayapura. Yg gw foto ini sih masih anak2. Gw sebenernya gak suka sama reptil.. Liat aja posenya yg malas gak bergerak itu. Duh, gelii… xp
Kata orang disana, kalo mau liat yg liar, di sungai di atas bukit itu. “Tapi hari ini pawangnya lagi gak ada”. Dalam hati menjawab, “Hmmm… menurut bapak?” Hahaha…
Danau Sentani, rhani, photo, taken from moving vehicle (fiuhh..), 30 November 2006
Sunset at Lake Sentani, rhani, photo, 28 November 2006
Sunset at Lake Sentani2, rhani, photo, 28 November 2006
Perjalanan dari bandara Sentani ke Jayapura ditempuh melalui bukit2 tanah & kapur. Bukit2 kapurnya tampak seperti diselimuti selimut hijau. Sepertinya itu adalah tumbuhan yg ‘akhirnya’ sukses juga tumbuh di tempat yg sulit itu.
Foto pertama sebetulnya justru diambil saat perjalanan pulang, tapi secara kronologis gambar kayaknya lebih pas kalo sunsetnya ditaro belakangan
Menurut gw sih sunset itu romantis. I love sunset as much as I love rain. And I love them both better than I like sunrise… How bout you?
(to be continued…)
ps. Thanks ya yang udah kasih komen… I will appear in the last pictures
Bandara Sentani1, rhani, photo, 28 November 2006
Bandara Sentani2, rhani, photo, 28 November 2006
Bandara Sentani3, rhani, photo, 28 November 2006
Udah lama gw kepengen ke Papua. Alhamdulillah akhirnya kesampean juga
Sebelum berangkat untuk jaga2 masing2 dari kami menelan 2 butir Resochin, jaga2 dari Malaria (waktu itu gw langsung inget Sepedaman
) Dari Makassar kami naik expressair. Kali ini penerbangannya memuaskan. The crew were nice and the flight was smooth and quite comfortable. Terutama gw sneng banget karena kaca jendelanya bersih jadi foto2 yg gw ambil hasilnya jernih. Contohnya foto2 bandara Sentani di atas.
Yang paling menonjol dari Papua adalah geografisnya yg unik. Begitu mendarat di bandara Sentani aja gw udah dibuat takjub dg lokasi bandara itu yg dikelilingi bukit2. Tapi gw gak boleh girang hati dulu rupanya, karena untuk ke Jayapura yg merupakan tujuan kami masih 37km lagi dari bandara. (to be continued..)
Makassar1, rhani, photo, 27 November 2006
Sunset in Makassar, rhani, photo, 27 November 2006
Enjoying sunset, rhani, photo, 27 November 2006
Akhirnya…! Blogging lagi..!
Never thought it would be good to be back to everyday life again..!
Kemarin itu dari senin sampe kamis (27-30 November 2006) gw ke Makassar terus ke Jayapura. (To bebek: Iya bek, bener2 Jawa coret! hahaha) Ceritanya gw ikut rombongan shooting film dokumenter kesana. Tapi gw nggak akan cerita tentang itu. Gw hanya akan cerita tentang trip-nya aja yaa..
Senin pagi jam 5 lewat gw beserta rombongan sampe di bandara sukarno-hatta untuk ke Makassar. Kami dapet penerbangannya Adam Air dari pihak penyelenggara. Waktu check-in tiba2 kami dimintai KTP. Lamaa..mereka menulis2 di belakang meja trus mereka bilang kalo 2 orang anggota rombongan kami gak bisa berangkat karena nama di tiket ngga sesuai dg yang tertera di KTP. Kontan aja kami semua heran karena baru kali itu calon penumpang ngga dibolehkan berangkat karena nama tiketnya ngga sama dg KTP!! Trus kami dibawa ke Operational Managernya. Dan alih2 ngebantu, dia malah bilang kalo tiket itu statusnya ‘hangus’ & kalo ingin tetep berangkat, karena tiket diskon kita harus beli lagi dg harga utuh, yaitu 1,1 juta rp. Pokoknya gw punya kesan kalo mereka menggiring kita supaya mengurungkan niat kita untuk berangkat (yg 2 orang itu). Gak lama ‘last call’. Kami sampe lari2 naik ke pesawat krn tinggal rombongan kita aja yg belum naik. Anehnya (bagian yg paling menarik nih), sesampai kami di pesawat & gw melihat ke seluruh penjuru pesawat, semua kursi terisi penuh!! Logikanya, rombongan kami adalah yg terakhir naik ke pesawat. Kalo 2 orang gak jadi naik, berarti seharusnya ada 2 kursi pesawat yg kosong, dong. Tapi ternyata semua terisi PENUH. Ini diiyakan oleh salah satu anggota rombongan yg juga sama penasarannya dg gw & juga celingukan di pesawat.
Jumat pagi pas gw masuk kantor lagi gw cerita ke temen kantor gw & setelah gw sebut nama penerbangannya dia langsung ketawa. Soalnya katanya dia pernah ngalami kejadian yg sama. Dia pernah naik Adam Air juga dg rombongan sebanyak 20 orang & 1 orang dinyatakan tidak bisa naik pesawat oleh pihak Adam Air dg alasan telat check-in, yang mana jelas2 hal ini nggak mungkin karena mereka check-in sebagai 1 grup (doh!) Dan karena 19 orang lainnya spontan berdemo mereka juga gak akan pergi, jadinya akhirnya 1 orang yg naas itu diijinkan naik & duduk di Kokpit!!!!
So, berarti dugaan gw benar, bahwa tempat untuk 2 orang teman kami itu SUDAH DIJUAL SEBELUMNYA oleh pihak Adam Air. Terlebih karena tiket kami itu, seperti juga tiket yg biasa dibeli lewat travel agent, adalah tiket dg harga diskon yg jauh dibawah harga aslinya.
Tapi akibat dari gak bisa ikutnya 2 temen kami itu kami jadi kekurangan orang & sempet harus ngejelasin ke pemilik alat2 (kamera, lampu dsb) krn salah satu dari 2 orang yg gak bisa berangkat itu adalah pengawal alat & salah satu prosedur penyewaan alat adalah alat harus dikawal oleh seseorang yg ditunjuk dari pihak penyewa alat. Akhirnya gw juga ikut mengangkat peralatan2 itu deh, yg tentunya nggak bisa juga dibilang ringan
Heheh.. itung2 fitness lah :p
Well, kesimpulannya, gw kapok sekapok2nya & gak akan mau lagi pake jasa penerbangan Adam Air. (sampe sekarang masih kesel nih !!!@#!!@@!!#**!!!!!!
Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Janis Joseph